• Ayoconnect

Pendiri Ini Menyederhanakan Pembayaran Tagihan di Indonesia untuk Pengguna dan Penagih

Diperbarui: Mei 7

Jakob Rost, CEO dan pendiri dari Ayoconnect mengatakan organisasinya memiliki lanskap holistik di mana ia bekerja dengan pembuat tagihan dan mengatur perilaku pelanggan secara bersamaan. Dalam sesi interaktif yang dilakukan oleh Entrepreneur India, Jakob Rost berbagi pengalamannya di industri fintech, mekanisme kerja perusahaannya, dan rencana pendanaan di masa depan.


Napak Tilas dan Brand Ayoconnect

Ayoconnect yang berbasis di Indonesia berfokus pada pembayaran tagihan sekaligus memenuhi kebutuhan pembayaran reguler pelanggan. Lebih lanjut platform ini juga ditujukan untuk memfasilitas pembayaran langganan prabayar dan pascabayar yang perlu dilakukan konsumen secara teratur. Ayoconnect terlibat dengan lembaga penagihan, dompet elektronik besar, bank, dan toko ritel offline untuk membuat pengalaman pembayaran lebih mudah dan lebih baik.


Rost berkomentar, "Kami adalah jaringan yang mirip dengan visa untuk pembayaran tagihan jaringan kami mampu menghubungkan kedua sisi dan membangun teknologi di sekitarnya."


Persaingan Pasar dan Dampak Selama Pandemi


Melihat celah dalam sistem pembayaran penagihan Indonesia saat ini di mana salah satu pihak merasa dirugikan, Ayoconnect mendapatkan peluang dan persaingan.


Rost memiliki visi untuk menciptakan pengalaman pembayaran menggunakan teknologi yang dapat mengurangi gesekan bagi pengguna. Organisasi yang dibangunya memiliki lanskap holistik di mana ia bekerja dengan pembuat tagihan dan mengatur perilaku pelanggan secara bersamaan. Kedua platform offline dan online ditangani oleh tim Ayoconnect untuk mengelola perilaku pelanggan.


Jakob telah melihat pergeseran ke platform online dalam hal transaksi digital. “Di banyak bidang, teknologi akan mengalami percepatan dan melonjak di beberapa tahun mendatang,” kata Rost.


Beradaptasi dengan berbagai situasi untuk mendigitalkan pembayaran tagihan menjadi pertimbangan tim Ayoconnect. Dalam skenario ini, Ayoconnect memfasilitasi sumber daya untuk membantu mitranya mempercepat pertumbuhan bisnis, mengurangi biaya dan menyederhanakan proses usaha.


Transisi Bertahap dalam Sistem Pembayaran Tagihan


Selama delapan tahun terakhir, Jakob telah menyaksikan transisi perilaku konsumen dari e-wallet ke digitalisasi sistem pembayaran khususnya pada transparansi di sisi penyedia dan utilitasseluruhnya beralih ke saluran inovatif. Menurut Rost, Indonesia adalah negara yang sangat muda dengan 50 persen populasinya di bawah 30 tahun.


Rost menambahkan, “Generasi muda lebih terbuka untuk mencoba hal-hal baru seperti pembayaran tagihan dan segmen e-commerce.” Dari isi ulang telepon hingga pembayaran tagihan, generasi muda adalah yang pertama mencobanya sebelum kemudian berbagi informasi dengan orang tua mereka. Mewariskan informasi teknologi adalah fenomena yang sangat mengagumkan. Kepercayaan tetap memegang faktor utama tetapi pada akhirnya hal itu ternyata dapat diraih oleh waktu.


Perjalanan Wirausaha dan Sudut Pandang Awal e-commerce


Jakob adalah mantan alumni bisnis dan manajemen yang berasal dari Berlin. Ia memulai karirnya di perbankan investasi sebelum akhirnya beralih ke konsultan manajemen untuk Boston Consulting Group (BCG) di seluruh Eropa.


Saat tengah menangani proyek keuangan dan perbankan, peluang emas datang dari Lazada. Seperti yang dikatakan Rost, “Ini adalah kesempatan seumur hidup, saya tidak memiliki keraguan. Saya memanfaatkan kesempatan tersebut dan menjadi direktur pelaksana Lazada di Indonesia pada tahun 2013.” Hari awalnya disana bukanlah fase gelombang digital. Jakob secara proaktif terlibat dalam proses pembuatan platform untuk pedagang pihak ketiga untuk transaksi mereka saat bekerja dengan Lazada.


Lebih dari 300 orang mulai melapor kepadanya seperti akuisisi vendor komersial, operasi manajemen akun utama, dan lainnya. Setelah sukses, perusahaan tersebut dijual ke Alibaba yang hingga saat ini masih menjadi akuisisi terbesar dari luar China. Ini memulai perjalanan kewirausahaan Rost untuk menghasilkan rencana startup dengan salah satu pendiri lokalnya karena banyak faktor seperti fintech, pembayaran digital, dan lainnya mulai bermunculan. Setelah kinerja Ayoconnect yang konsisten selama 5 tahun terakhir, Jakob sangat optimis terhadap prospek organisasi ke depan.


Rencana Pendanaan Masa Depan dan Perubahan Strategis


Mengingat potensi pertumbuhan yang tinggi di segmen pembayaran tagihan, sektor ini akan menjadi kategori utama yang menjadi fokus Ayoconnect. Saat ini layanan isi ulang ponsel dan pembayaran tagihan listrik adalah hal utama yang disebutkan orang ketika membicarakan tentang pembayaran tagihan. Nyatanya, ada lebih dari 20 kategori pembayaran tagihan yang belum terjamah. Mulai dari tagihan asuransi, peminjaman, pembayaran pajak bahkan pembayaran tagihan sekolah-sekolah di Indonesia, kerja sama dan integrasi dengan institusi akan mempermudah prosesnya.

Melalui solusi nilai tambah yang dimiliki oleh Ayoconnect, bank dan berbagai lembaga, usaha dan institusi di Indonesia dapat menjalin kerja sama.

Rost berpendapat bahwa teknologi dapat dikembangkan dan kebutuhan dari luar Indonesia juga memliki volume yang besar. Ini merupakan potensi penting untuk perluasan bisnis organisasi di masa depan.


Rencana Ekspansi Bisnis Di Luar Indonesia


Teknologi yang digunakan oleh Ayoconnect telah dievaluasi mekanisme efektifnya untuk pasar lain di seluruh dunia. Oleh karena itu, Asia Tenggara, Afrika dan Timur Tengah adalah beberapa pasar negara berkembang di mana ruang lingkup pembenahan core banking diprediksi akan terjadi.


“Kami masih terus mengevaluasi dan saya pikir jika kami melakukannya, kami ingin melakukannya dengan benar,” kata Rost. Pendanaan saat ini telah dikumpulkan untuk Indonesia.


Pesan untuk Calon Pendiri Startup


Bersikap gesit dan mengevaluasi kinerja terbukti bermanfaat bagi tim pendiri untuk dapat tumbuh dengan tempo dan waktu yang tepat.

“Untuk sebuah startup, semua hal tidak selalu menuju satu arah, revaluasi kerja selalu penting untuk dilakukan termasuk bagi perusahaan yang sudah stabil,” kata Jakob.

Memprioritaskan hal-hal penting untuk bisnis dan meyakinkan investor tentang rencana dan tujuan Anda akan menarik pendanaan untuk startup.




Artikel ini pertama kali diterbitkan pada Entrepreneur oleh Jyoti Valecha pada tanggal 6 Oktober 2020.