• Ayoconnect

Ayoconnect Jadi Partner BRI, Siap Luncurkan Solusi Open Finance

  • Perusahaan tekfin open finance Ayoconnect umumkan kerja sama strategisnya dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI), bank dengan total aset terbesar di Indonesia

  • Lewat kerja sama ini, Ayoconnect dapat membuka akses ke layanan keuangan terdigitalisasi BRI, seperti direct debit, bulk transfer, hingga pembukaan rekening deposito, bagi ratusan kliennya

  • Kolaborasi antara Ayoconnect dan BRI dorong adopsi ekosistem open finance untuk menumbuhkan bisnis kedua perusahaan, meningkatkan kualitas layanan, dan mengakselerasi inklusi keuangan Indonesia

  • Didirikan pada tahun 2016, Ayoconnect telah mengumpulkan pendanaan senilai total US$15 miliar atau setara dengan Rp214 miliar. Pendanaan pra-seri B Ayoconnect dipimpin oleh BRI Ventures, firma modal ventura BRI.


Ayoconnect Jadi Partner BRI, Siap Luncurkan Solusi Open Finance

Jakarta, 4 November 2021 - Perusahaan tekfin open finance Ayoconnect hari ini mengumumkan kerja sama strategisnya dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI), bank dengan total aset terbesar di Indonesia. Melalui kerja sama ini, Ayoconnect dapat membuka akses ke layanan keuangan terdigitalisasi BRI, seperti direct debit, bulk transfer, hingga pembukaan rekening deposito, bagi ratusan kliennya.


Kolaborasi antara Ayoconnect dan BRI merupakan contoh nyata dari potensi manfaat yang dapat dihasilkan dari implementasi ekosistem open finance. “Open finance adalah sistem yang membangun interkonektivitas antara penyedia jasa keuangan dengan penyedia jasa lainnya melalui teknologi API guna meningkatkan kualitas layanan bagi pelanggan,” jelas Chiragh Kirpalani, COO dan Founder Ayoconnect.


Sebagai informasi, API (Application Programming Interface - antarmuka pemrograman aplikasi) merupakan software perantara yang memungkinkan beberapa aplikasi atau institusi untuk terhubung dan berbicara satu sama lain.


“Ekosistem open finance Ayoconnect dibangun untuk memberdayakan penyedia jasa meluncurkan layanan keuangan terdigitalisasi dengan cepat dan mudah, tanpa harus membangun seluruh infrastruktur yang dibutuhkan dari awal,” jelas Chiragh lebih lanjut.


Open finance diprediksi akan menjadi kunci masa depan industri keuangan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Melalui koneksi antara satu sama lain dalam ekosistem open finance, perusahaan perbankan dan ritel dapat menyediakan berbagai layanan keuangan dengan lebih cepat dan efisien.


Berdasarkan riset Accenture, implementasi open finance memiliki peluang untuk menghasilkan pendapatan hingga US$416 miliar bagi pelaku industri jasa keuangan secara global. Riset yang diluncurkan pada bulan Juni 2021 ini juga menuturkan bahwa 76% bank di seluruh dunia memprediksi adopsi terhadap open finance API akan meningkat 50% atau lebih dalam kurun waktu tiga hingga lima tahun mendatang.


Open finance juga memberikan pelanggan fleksibilitas yang lebih tinggi dalam memilih layanan keuangan. Lebih lanjut, adopsi open finance juga akan menurunkan biaya dan waktu yang diperlukan pelanggan untuk mengakses layanan keuangan. Division Head Digital Banking Development & Operations BRI, Muhammad Ghifary, memberikan contoh, “Dengan adanya kerja sama strategis Ayoconnect dengan BRI melalui BRIAPI, nasabah BRI yang ingin berbelanja di berbagai platform ritel yang telah bermitra dengan Ayoconnect memiliki alternatif pembayaran baru yang semakin memudahkan pengalaman bertransaksi karena Ayoconnect telah mengadopsi fitur pendebitan saldo rekening secara langsung. Kolaborasi ini tentu akan menghadirkan pengalaman perbankan yang seamless bagi ratusan juta nasabah BRI di seluruh Indonesia.”


Ghifary juga menyampaikan antusiasmenya terhadap kolaborasi antara Ayoconnect dan BRI. “BRI mendukung open finance dengan mengembangkan BRIAPI sebagai pintu gerbang kerja sama dengan berbagai platform digital maupun non-digital untuk menjangkau ekosistem beyond banking. Hal ini bertujuan agar BRI dapat menyediakan layanan perbankan sebagai embedded finance ke berbagai aplikasi melalui kerja sama strategis seperti dengan Ayoconnect,” ungkapnya.


Chiragh menambahkan, “Ayoconnect bangga dan berterima kasih atas kesempatan untuk berkolaborasi dengan BRI. Bersama, kami akan mewujudkan visi kami untuk membangun infrastruktur teknologi finansial yang menghubungkan seluruh populasi Indonesia.”


Didirikan pada tahun 2016, Ayoconnect telah meraih pendanaan senilai total US$15 miliar atau setara dengan Rp214 miliar dari berbagai investor lokal dan internasional terkemuka, antara lain BRI Ventures, perusahaan modal ventura yang merupakan anak perusahaan BRI. Baru-baru ini, Ayoconnect juga mengumumkan bergabungnya technopreneur Ilham Habibie sebagai komisaris perusahaan.






Tentang Ayoconnect

Ayoconnect adalah platform API terbesar di Indonesia. Ayoconnect memungkinkan developer untuk memilih berbagai produk finansial white-label di platform API Ayoconnect dan meluncurkannya dengan cepat ke pengguna. Ayoconnect berada di latar belakang sepanjang proses ini berlangsung untuk berfokus pada pembangunan dan pengoperasian infrastruktur, seraya memfasilitasi klien untuk memonetisasi dan memperluas bisnis dengan cepat dan masif.

Sejak didirikan pada tahun 2016, API Ayoconnect telah diadopsi oleh lebih dari 150 perusahaan ternama di Indonesia, termasuk perusahaan bank, ritel, e-commerce, tekfin, dan dompet digital seperti Bank BRI, DANA, Indomaret, Bukalapak, Home Credit dan Pegadaian, dan menghubungkan lebih dari 1.000 perusahaan lewat jaringan API yang dimiliki Ayoconnect. API Ayoconnect memproses lebih dari 300 juta klik setiap tahunnya.


Ayoconnect telah mengumpulkan pendanaan senilai total 15 juta dolar AS (setara dengan Rp214 miliar) dari investor-investor lokal dan internasional. Investor Pra-Seri B Ayoconnect termasuk Mandiri Capital Indonesia, perusahaan modal ventura milik Bank Mandiri; BRI Ventures, unit modal ventura korporat Bank BRI; AC Ventures Indonesia, perusahaan modal ventura yang dipimpin oleh Ketua Asosiasi Fintech Indonesia Pandu Sjahrir; Patamar Capital, perusahaan modal ventura yang berfokus hadirkan investasi berdampak positif di Asia Tenggara; Kakaku, perusahaan publik yang terdaftar di Tokyo Exchange (TYO); dan Finch Capital. Ayoconnect terus memperluas ekosistemnya untuk mempercepat inklusi keuangan dan adopsi solusi embedded finance di seluruh Indonesia.



Media Contact

Bina Mallika Nandini

Brand & Communication Manager Ayoconnect

E: bina@ayoconnect.id