• Ayoconnect

Ayoconnect dan Kemenparekraf Jajaki Peluang Kolaborasi

Diperbarui: Jul 16

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengadakan diskusi bersama COO Ayoconnect Chiragh Kirpalani dan CFO Ayoconnect Alex Jatra mengenai peran teknologi informasi untuk digitalisasi desa wisata dan mendorong transaksi pembayaran digital pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.



Senin (12/7), COO Ayoconnect Chiragh Kirpalani dan CFO Ayoconnect Alex Jatra mengadakan korespondensi virtual dengan jajaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia (Kemenparekraf RI). Acara yang turut dihadiri oleh Menteri Parekraf Sandiaga Uno ini diadakan guna membahas peluang kolaborasi antara Ayoconnect dan Kemenparekraf dalam memajukan industri pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.


Pasalnya, adopsi teknologi informasi dan komunikasi secara tepat guna merupakan salah satu fondasi penting yang mendukung kelima pilar yang dicanangkan dalam Kerangka Strategis Kemenparekraf tahun 2020-2024. Program ini juga didukung oleh Keppres No. 3 Tahun 2021 mengenai pembentukkan Satuan Tugas Percepatan dan Digitalisasi Daerah yang memiliki tujuan mempercepat dan memperluas digitalisasi daerah melalui dukungan terhadap pengembangan transaksi pembayaran digital masyarakat.


Salah satu wujud digitalisasi daerah dan pengembangan transaksi pembayaran digital adalah digitalisasi desa wisata. Sebagai perusahaan penyedia layanan teknologi finansial berbasis API, Ayoconnect dapat berkontribusi terhadap misi Kemenparekraf mewujudkan Desa Wisata Digital melalui pemberdayaan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di berbagai daerah dengan aplikasi finansial terdedikasi.


"Digital Products API Ayoconnect menghubungkan 1.000 penyedia jasa yang menyediakan lebih dari 3.000 produk digital dalam satu jaringan terintegrasi. Melalui solusi ini, pelaku parekraf cukup memiliki satu aplikasi mobile untuk memenuhi berbagai kebutuhan pembayaran tagihan pelanggannya," jelas Chiragh.

Selain itu, Ayoconnect juga dapat membantu pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dalam mengekspansi pilihan titik pembayaran digital dan non-digital bagi produk kerajinan tangan dan suvenir.


"Ayoconnect telah berpengalaman membantu pelaku UMKM dalam memperluas jaringan pembayaran mereka, baik melalui kerjasama kami dengan perusahaan teknologi penyedia layanan digitalisasi UMKM, mau pun dengan para pelaku UMKM secara langsung," imbuh Chiragh.


Selain menjadi bagian dari Kerangka Strategis, digitalisasi desa wisata juga merupakan salah satu langkah yang ditempuh Kemenparekraf untuk bangkit dari pandemi COVID-19.


"Revitalisasi destinasi pariwisata dan infrastruktur ekonomi kreatif, peningkatan resiliensi dan saya saing usaha, serta inovasi produk dan jasa, merupakan bagian dari langkah-langkah pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif yang sudah kami persiapkan dan lakukan untuk memulihkan sektor wisata dan ekraf di tengah pandemi Covid-19," tutup Menteri Parekraf Sandiaga Uno.